Selasa, 02 Februari 2010

Terima Kasih... (1)

Terima kasih...
Terima kasih banyak...
Hari ini kau berhasil menitikkan air mataku
Membuatku tertunduk dan tak sanggup kutegakkan kepalaku

Terima kasih...
Atas kesabaranmu
Menghadapi kerasnya kepalaku
Bekunya hatiku

Terima kasih...
Karena telah setia menungguku untuk menyentuhmu

Aku tahu...
Sungguh sangat tahu
Bahwa aku telah mengkhianatimu
Mencampakkan dan membuangmu

Terima Kasih... (1)

Terima kasih...
Terima kasih banyak...
Hari ini kau berhasil menitikkan air mataku
Membuatku tertunduk dan tak sanggup kutegakkan kepalaku

Terima kasih...
Atas kesabaranmu
Menghadapi kerasnya kepalaku
Bekunya hatiku

Terima kasih...
Karena telah setia menungguku untuk menyentuhmu

Aku tahu...
Sungguh sangat tahu
Bahwa aku telah mengkhianatimu
Mencampakkan dan membuangmu

Jumat, 15 Januari 2010

Untuk 'Seseorang'

Hmmm...
Perjuanganku masih panjang.
Namun, waktuku semakin singkat.
Cukuplah kemarin aku mengeluh.
Kembali ke alur yang sejak semula kurancang.
Akan kubuktikan bahwa aku bukan pecundang.
Aku adalah sang pemenang.
Memenangkan pertempuran melawanmu.
Sudah semestinya kau jadi kawanku.
Tak seharusnya kau jadi musuhku.
Baiklah, jika kau menantangku.
Akan kuhadapi kau dengan penuh keberanian.

Untuk 'Seseorang'

Hmmm...
Perjuanganku masih panjang.
Namun, waktuku semakin singkat.
Cukuplah kemarin aku mengeluh.
Kembali ke alur yang sejak semula kurancang.
Akan kubuktikan bahwa aku bukan pecundang.
Aku adalah sang pemenang.
Memenangkan pertempuran melawanmu.
Sudah semestinya kau jadi kawanku.
Tak seharusnya kau jadi musuhku.
Baiklah, jika kau menantangku.
Akan kuhadapi kau dengan penuh keberanian.

Kamis, 14 Januari 2010

Kutemukan Dunia Baruku (bag.3)

Bersama 'kekasih' baruku, kudibawanya ke sebuah 'dunia' yang baru. 'Dunia' yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Tempat yang sebenarnya tidak terlalu asing buatku, tetapi tak pernah kubayangkan ku berada di sini, bersamanya, 'kekasih' baruku. Tak pernah kuduga kubertemu dengannya, yang membuatku lupa akan 'cinta'ku yang setia. Maafkan aku 'cinta'. Aku merasa bahagia dengannya.

Kutemukan Dunia Baruku (bag.2)

Awalnya, kutinggalkan 'cinta'ku tersebut demi tanggung jawabku yang lain. Kurasa 'cinta'ku pasti akan mengerti. Dia pasti menungguku dengan setia. Akan tetapi, saat kupenuhi tanggung jawabku yang lain, kutemukan 'cinta' yang lain. 'Cinta' yang sama sekali berbeda dengan 'cinta'ku selama ini. Aku dibawanya terbang ke dalam angan-angan semu hingga kulupakan 'kekasih' yang selalu setia menungguku.

Kutemukan Dunia Baruku (bag. 1)

Entah mengapa satu bulan ini hidupku terasa lain. Tak lagi kunikmati bercengkrama dengan 'kekasih'ku tercinta.
Pikiranku terasa penat, ingin rasanya keluar sejenak dari 'dunia' yang selama ini kutinggali. Aku ingin mencari 'dunia' yang lain.
Ternyata kutemukan 'dunia' itu. Tempat di mana aku menemukan harapan-harapan lain selain mimpiku selama ini.
'Kekasih'ku tersayang mulai kukesampingkan.